Tampilkan postingan dengan label Intan ga jelas. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Intan ga jelas. Tampilkan semua postingan

Selasa, 07 Juni 2011

zzz =,=''

Sudah lama aku tak mengunjungimu,
Dan saat ini aku pun membutuhkanmu lagi
Tak tahu harus bagaimana
Tak tahu juga harus berkata apa
Sepertinya kemarin semuanya masih baik
Berjalan sesuai yang kuharapkan
Namun semuanya berubah
Mungkin benar kata pepatah “terlalu banyak tertawa akan membuatmu menangis”
Mungkin aku tak juga mengeluarkan air mata
Tapi hatiku menjerit,
Aku hanya ingin semuanya baik-baik saja
Berjalan semestinya
Mungkin salahku
Mungkin juga salahmu
Salah kita yang tak pernah mencoba bicara
Hanya sembunyi dibalik senyuman manis
Membodohi kata hati yang tak pernah berdusta
Dan akhirnya sang waktu mengoyak semuanya
Membuka yang telah rapat tersimpan
Membuatmu tak bisa menerima
Aku pun merasakan pahit
Tak hanya dirimu
Inilah pilihan hidup
Ketika tak seperti yang kita harapkan
Ketika kita tak bisa memaksakan ego satu dan yang lain
Ketika orang lain mencoba membantu
Mengulurkan tangan
Dan aku menolak
Aku ingin berdiri sendiri
Tepatnya kita berdiri sendiri
Menyelesaikan semuanya
Membersihkan yang kotor
Merapikan yang berantakan
Agar kembali seperti semula
Teratur pada tempatnya
Waktu juga yang akan menebus perbuatannya
Ia yang akan kembali membuat semuanya baik
Semoga . . .

Jumat, 06 Mei 2011

Aku sedang mengasingkan diri


Setiap orang pasti punya cara yang berbeda-beda untuk menuangkan kekesalannya kepada seseorang ataupun banyak orang. Aku memilih untuk melimpahkan kekesalanku pada handphoneku. Jika kekesalanku masih dalam taraf rendah maka aku hanya memilih untuk menonaktifkan hapeku. Mungkin hanya  beberapa jam setelah itu aku akan kembali mengaktifkannya dan pasti akan ada banyak pesan masuk karena tingkah anehku.
Kedua, ini yang jarang sekali terjadi kepadaku, hanya beberapa kali terjadi dan ini yang saat ini terjadi kepadaku. Yah, ketika aku mulai kesal dengan satu hal dan tak kunjung dapat menyelesaikannya maka akan berdampak ke yang lainnya. Aku akan dengan segera menonaktifkan handphoneku, berhubung saat ini aku mempunyai sim card nganggur jadi aku mengaktifkan sim card yang hanya beberapa orang tahu.
Aku memilih tak mengaktifkan nomor lamaku karena aku ingin mengasingkan diri dari semuanya. Dari hal-hal yang mengangguku, hanya ingin mengisi hari-hariku dengan orang yang sering berkomunikasi denganku. Aku tahu pasti hal ini membuat semua orang yang ingin menghubungiku menjadi susah, tak ada hujan tak ada angin tiba-tiba nomorku ga aktif. Bukan maksud juga untuk tak memberitahukan nomor yang saat ini bersarang di handphoneku namun aku hanya tak ingin kalian bingung menyimpan nomorku.
Aku nantinya akan tetap kembali ke nomor lamaku, saat ini aku hanya ingin mengasingkan diri sejenak. Namun jika ditanya kapan? Aku belum tahu, entah besok, lusa, satu minggu lagi, satu bulan lagi, tak bisa aku targetkan.
*aku masih perlu menenangkan diriku sejenak agar bisa kembali seperti yang dulu.. Maaf kepada semuanya yang telah kebingungan atas ketidakjelasanku..


Selasa, 18 Januari 2011

Intun vs Meonk


Sekelumit komentar ga jelas dari "sepaket" orang yang juga ga jelas..
antara Intun vs Meonk..

Komentar 1:
*Ketika ku membaca tulisan yang menurut penulisnya begitu “berbeda”, maka aku akan mengingat apa yang ia lakukan sore sebelumnya. Sore itu aku benar-benar tak mengerti harus berbuat dan berkata apa. Ketika ku mencoba menyanggah argumen-argumen tak baik tentang dia dengan argumen-argumenku yang sedikit banyak penuh kebohongan tentang sisi positifnya, ia terlihat marah karena terbawa suasana yang meluap akibat debat internnya dengan dia. Namun, ketika ku coba mengikuti pikirannya, mengungkapkan sisi NEGATIF yang selama ini bersarang di benakku, ia seperti punya sisi lain untuk membela dia. Dan ketika ku tanyakan mengapa ia pun justru  menjawab ‘aku pun tak tahu mengapa’. Hah, dasar freak!!!!!
_mia*
Jawab: terkadang “sesuatu” itu membuat logika tak berjalan normal..
Komentar 2:
*gludhaaakkkggggg…..apa2an ini? Aku kontras? Yah inilah aku dengan segala keunikanku. Terima kasih.
_mia*
Jawab: buat yang komen, tahukah Anda bahwa ini sesungguhnya tidak bercerita tentang Anda..
:p
Komentar 3:
*aku begitu menyadari hal itu, oleh sebab itu aku tak terlalu banyak berkomentar .
_mia*
Jawab: aku tahu Anda pasti memiliki komentar yang banyak dan sangat jelek, maka cukup simpan komentar itu daripada merusak keso sweetan tulisanku ini.. hahahaha :DD
Komentar 4:
*Terima kasih karena Anda mengerti saya!
_mia*
Jawab: sama2.